jangan pernah tanya kenapa,
karna aku tak akan pernah punya jawabannya.
semua pertanyaan tentangmu tak akan pernah ada jawabannya,
sebab kamu adalah jawaban dari semua pertanyaan yang ada dikepalaku.
seperti gurun pasir yang dipenuhi debu kegersangan...
lalu hujan turun membasahi...
selalu ada ombak yang bergemuruh dihati,
setiap tingkahmu yang bermain main dimata...
ada sinar matahari yang menghangatkan hati,
setiap suaramu yang berteriak teriak ditelinga...
walaupun langit kita tak selalu biru, tak selalu terang,
tapi awan hitam tak selalu bertahan lama dilangit kita...
tanpa kesadaran yang penuh, aku telah masuk keduniamu,
aku ingin keluar dari duniamu...
tapi, tertahan oleh rasa..
rasa ?
siapa yang bisa mengartikan rasa ini ?
aku atau kau ?
tidak, bukan kita yang mengartikannya,
lalu ?
alam dan seisinya, yang mengartikan rasa yang menyelimuti kita.
wahai sang pemberi rasa...
jangan biarkan rasa yang kau beri tak bermuara disuatu hati.